Kegiatan Baru di Bulan Penuh Berkah

Ketemu lagi dengan Bulan Ramadhan… Berkah berkah Senang senang..

Aku memulai kegiatan ini saat tahun ajaran tahun 2014/2015. Tepatnya bulan agustus 2014. Saat itu bertepatan dengan bulan ramadhan juga. Pada waktu itu kontrak kerja di playgroup sudah berakhir dan aku belum juga dapat panggilan kerja. Menunggu rasanya menyebalkan dan di rumah sama sekali nggak ada kegiatan. Sekarang aku tau rasanya bagaimana rasanya menganggur/ nggak punya pekerjaan. Rasanya ingin selalu marah dan suasana hati selalu nggak enak. Partner yang paling terasa dampaknya. Dia jadi obyek pelampiasaan emosi. Maaf ya.. aku khilaf.. hehe. Sampai pada akhirnya pertengahan bulan aku dapat panggilan ke sekolah. Sampai disekolah mengurus urusan ini itu dan akhirnya mulai lah aku bersenang-senang. Kegiatan baruku masih tetap menyenangkan dan isinya main-main sambil belajar. Sebut saja pekerjaanku guru. Secara tertulis aku adalah tim psikolog untuk sekolah inklusif siswa berkebutuhan khusus. Secara teknis aku adalah guru bagi mereka. Mendidik dan merawat mereka. Aku sama sekali nggak pernah menyangka akan kembali lagi ke sekolah menjadi seorang guru untuk berkarir. Tapi ini memang sudah jadi pilihanku. Berkarir dibidang psikologi pendidikan dan anak. Semoga ilmu yang sudah aku pelajari di bangku kuliah berguna bagi perkembangan mereka.

***

Mading Ruang Pintar Hasil karya siswa-siswa. Keren kan...

Mading Ruang Pintar
Hasil karya siswa-siswa. Keren kan…

Sekolah Inklusi? Ada yang pernah tau? Saat ini di Surabaya ada 20 sekolah menengah pertama negeri yang melayani siswa berkebutuhan khusus. Jadi begini sekolah inklusi nggak jauh berbeda dengan sekolah reguler pada umumnya. Sekolah inklusi adalah sekolah yang menggabungkan layanan pendidikan khusus dan reguler dalam satu sistem sekolah. Jadi siswa yang berkebutuhan khusus ini mendapatan pendidikan khusus sesuai dengan potensinya masing-masing dan siswa reguler mendapatkan layanan khusus untuk mengembangkan potensi mereka. Sehingga siswa yang berkebutuhan khusus maupun siswa reguler dapat bersama-sama mengembangkan potensi mereka dan mampu hidup eksis dan harmonis dalam masyarakat. Pada praktiknya di sekolah tempat aku mengajar siswa berkebutuhan khusus tetap mengikuti jam pelajaran di kelas sesuai jadwal yang telah dibuat dan mengikuti pelajaran di kelas khusus sesuai dengan kemampuan mereka serta menjalani terapi jika diperlukan. Tugasku sebagai tim psikolog adalah menemani mereka belajar dan bermain di kelas khusus. Kami tim Psikolog & PLB menyebut kelas khusus sebagai “RUANG PINTAR” berharap siswa-siswa menjadi pintar saat masuk kelas ini. Hehehe..

Tim Psikolog dan PLB kiri (Bu Ilmiyah - PLB) dan tengah (Pak Fifqi Psikolog).

Tim Psikolog dan PLB
Foto atas, kiri (Bu Ilmiyah – PLB) dan tengah (Pak Fifqi Psikolog). Foto atas seragam hari senin, foto kiri bawah saat bertugas jadi terima tamu pada acara purnawidya siswa kelas 9, dan foto kanan bawah acara meperingati kartini.

Ada yang pingin tau nggak berapa umur tim Psikolog & PLB? Umur kami 24 tahun & 25 tahun. Yup yup kami masih muda belia. Hahahaha.. Kami seangkatan hanya saja beda kampus dan jurusan. Aku dan Pak Fifqi sama-sama kuliah dipsikologi cuman beda kampus. Kalau aku dan Bu Ilmi beda jurusan kuliah tapi satu kampus. Aku dan Bu Ilmi nggak pernah saling kenal secara beda lokasi kampus. Aku sangat berterima kasih kepada Walikota Surabaya saat ini Bu Risma. Berkat beliau anak-anak muda seumuranku punya kesempatan bekerja diinstansi negeri. Bukan hanya di sekolahku saja. Di 20 sekolah lainnya tim Psikolog & PLB juga seumuran (masih muda). Selain itu instansi negeri lain yang aku tau pekerjanya masih muda adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Anggota Satpol PP di Surabaya ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Pekerja di Badan Arsip dan Perpustakaan pun juga sama-sama masih muda. Semua berkat kebijakan Bu Risma yang memberikan kesempatan pada kami yang masih muda bekerja didalam instansi negeri. I Love You Bu Risma…🙂

Oke, balik lagi kegiatanku. Nggak terasa saat ini aku sudah menjalani kegiatan ini selama hampir 1 tahun. Rasanya de javu. Di bulan yang sama, bulan ramadhan aku memulai kegiatan ini dan alhamdullilah aku bersyukur diberikan rejeki lewat kegiatan ini. Saat ini siswa di sekolahku masih berjumlah 5 orang. Sekarang mereka sudah naik kelas 8. Dan dalam bulan juni ini akan ada pendaftaran siswa baru lagi. Otomatis siswa bakal bertambah.

Kenalan yuk sama siswa-siswa spesialku…

catatan: foto sengaja aku grid supaya kegiatan siswa banyak yang bisa aku kasih lihat. Kalau mau lebih jelas biasa aku upload di FB atau IG.

Tampil untuk acara

Angkatan I – Maulana, Faisal, Ilham, Inas dan Nofi. Tampil pada acara penyambutan tamu dari Medan. Mereka nyanyi lagu Laskar Pelangi

Foto pertama bareng siswa-siswa. Dari kiri, Inas, Ilham, Nofi, Faisal.

Foto pertama bareng siswa-siswa.
Dari kiri, Inas, Ilham, Nofi, Faisal.

Mading Ruang Pintar

Di depan mading ruang pintar. Foto bagian pojok Kanan atas itu Koordinator Inklusi di sekolah. Namanya Bu Evi.

Sepintas mereka terlihat seperti siswa reguler lainnya. Kalian akan tau mereka spesial saat bertemu langsung dan saat mereka diajak bicara. Menurutku setiap anak itu istimewa dan unik. Setiap anak/ siswa memiliki kebutuhan khusus dan berbeda antara satu dengan lainnya. Sama seperti dalam teori Psikologi humanistik yang berkeyakinan bahwa anak termasuk makhluk yang unik, beragam, berbeda antara satu dengan yang lain. Keberagaman yang ada pada diri anak, hendaknya dikukuhkan. Tugas guru membantu mereka mengembangkan potensi mereka dan melatih melatih mereka agar siap berinteraksi di lingkungan sosial.

Belajar Yuk

Belajar Yuk

Pelajaran SBK. Belajar bernyanyi dan mengenal not balok.

Pelajaran SBK. Belajar bernyanyi dan mengenal not balok.

Pelajaran Matematika. Serius mengerjakan soal matematika. Gaya Ilham keren banget pake nunjuk ke arah papan. Hehehe

Pelajaran Matematika. Serius mengerjakan soal matematika. Gaya Ilham keren banget pake nunjuk ke arah papan. Hehehe

Pelajaran IPA, observasi tumbuhan dikotil dan monokotil. Dan pelajaran olahraga.

Pelajaran IPA, observasi tumbuhan dikotil dan monokotil. Dan pelajaran olahraga. Dimana pun tetap grofie.. Hahaha Lagi-lagi Ilham gayanya random. Gaya mirip Si Viki

siswa-siswa ini mengikuti jam pelajaran di kelas khusus. Jadi begini, saat jam 1-4 (sekitar jam 06.30-09.00) mereka mengikuti pelajaran di kelas reguler. Setelah itu mereka pindah ruang pintar mengikuti pelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan mereka. Ilham, Nofi, Maulana siswa yang paling rajin dan lebih nyaman di ruang pintar. Sedangkan Inas lebih nyaman di kelas reguler. Untuk Faisal dia memang memiliki kemampuan yang hampir sama dengan siswa reguler hanya saja keadaan yang membuat dia harus masuk kelas inklusi. Kalau diceritain soal Faisal bakal panjang banget.

Lomba Bulu Tangkis

Lomba Bulu Tangkis di Gelanggang Remaja Surabaya. Sebagai wakil putra yang ikut Maulana (Paling tinggi menjulang) dan yang mewakili putri adalah Nofi (secara fisik Nofi yang memungkinkan untuk mengikuti lomba dibandingkan Inas)

Lomba Basket

Lomba Basket. Yuuuhuuu kami juara lho.. Juara Harapan I.

Lomba Tenis Meja

Lomba Tenis Meja. Masih sama yang mewakili juga Maulana dan Nofi.

Lomba-lomba ini diadakan oleh Dispora Kota Surabaya yang diperuntukkan kepada siswa SLB dan Siswa Inklusi. Tapi jangan salah ya, peserta yang tampil meski begitu mereka jago mainnya. Ini juga merupakan kegiatan untuk mengembangkan potensi siswa. Agar siswa memiliki keahlian khusus yang dapat mereka banggakan. Selain itu juga pembelajaran agar bersosialisasi dengan orang lain, bagaimana rasa kalah menang, dan tampil percaya diri. Sayangnya Maulana yang paling jago olahraga kurang percaya diri saat tampil.

Hari Kartini

Kostum saat acara peringatan Hari Kartini.

Hadiah dari Nofi. tebak isinya apa?

Hadiah dari Nofi. tebak isinya apa? Nofi bilang dia yang bungkus sendiri kadonya.

Masak 2 - Menggoreng

Belajar masak. Potong-potong sosis, siomay, dan bakso terus di goreng.

Masak 1 - Membuat Roti

Belajar Masak. Praktik membuat roti bakar. Hehehe jatuhnya jadi roti goreng karena nggak pake teflon. Meski bentuknya aneh tetep enak dan mereka mau makan.

Cuci Piring

Bina diri. Cuci piring, sendok, alat makan yang sudah mereka gunakan. Wajahnya serius banget padahal cuma cuci piring. Hehehe

Main kelereng

Main kelereng. Melatih motorik kasar

Belajar Make-up

Belajar Makeup dan model-model jilbab. Secara gurunya juga nggak seberapa mahir jadi ya pasang jilbab ala kadarnya. Coba lihat mereka. Mereka tidak berbeda kan dengan kita. Mereka bahkan terlihat cantik.

Memasak, mencuci piring, belajar makeup, dan melatih motorik bagian dari bina diri. Tujuannya agar mereka bisa mandiri. Kelak mereka akan tumbuh besar dan tidak selamanya orang tua mereka selalu mendampingi. Kami mengajarkan agar mereka bisa merawat dirinya sendiri.

***

Aaaaah.. Benar-benar tidak terasa waktu yang sudah terlewati. Berkah kegiatan ini aku dapatkan saat Bulan Ramadhan. Bulan yang benar-benar penuh berkah. Aku pun merasakan berkah bulan ini. Tau nggak kenapa bulan ini disebut bulan berkah? Umat muslim belomba-lomba berbuat kebaikan. Kami yang muslim tidak hanya melaksanakan ibadah puasa namun melaksanakan zakat. Zakat merupakan perintah Allah. Bertujuan untuk stabilitas ekonomi. Bagi orang mampu menyisihkan sebagian hartanya untuk orang yang tidak mampu. Ini berkah bagi orang yang tidak mampu karena mereka mendapat bantuan untuk kebutuhan pokoknya. Para pedagang yang muslim maupun non muslim juga ikut kebagian rejeki lho. Banyak mereka yang berjual makanan, pakaian, dan keperluan selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya laris manis. Lagi-lagi dapat berkahnya kan? Bulan ini memang menggembirakan bagi umat muslim.

Btw, selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat muslim. Semoga kita semua mendapat berkah di bulan suci ini. Ingat juga tunaikan zakat ya.. Sebagian harta kita ada hak milik orang lain yang membutuhkan. Semangat menuju hari kemenangan..

Tiwied

🙂

7 thoughts on “Kegiatan Baru di Bulan Penuh Berkah

  1. Senang sekali rasanya bisa melihat wajah-wajah tersenyum itu, senyum yang tampak begitu lepas. Jadi ingat sekolah tempat ayah saya mengajar, sekolah itu juga sekolah inklusif. Saya pernah lihat buku-buku dengan huruf Braille-nya dan itu tebal banget… Ah, semoga mereka bisa tetap mengikuti pendidikan dengan baik, juga berprestasi :amin.

    Selamat menunaikan ibadah puasa! Semoga pahala yang didapat di bulan baik ini makin berlimpah :amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s