Semester 7

     Sudah setengah semester 7 terlewati, dan progres skripsiku masih berhenti di Bab II mengenai Tinjauan Pustaka. Alasannya karena literatur tentang skripsi susah dicarinya. Buku-buku tahun bahula sih, kalau aja mesin waktu Doraemon beneran ada, aku mungkin nggak kesusahan buat hunting buku-buku itu. Ini memang alasan klasik mahasiswa yang males menjamah skripsinya. Padahal seharusnya mahasiswa sudah siap dengan segala konsekuensi atas judul yang dipilih. Eeeeh.. lha kok masih aja cari-cari alasan. Dasar mahasiswa…

Andaikan mesin waktu Doraemon benar ada. Aku bisa pergi ke masa lalu dan mencari literatur keperluan skripsi. 

       Di semester 7 ini selain bergelut dengan skripsi aku, persiapan cari pekerjaan untuk bekal hari esok setelah aku lulus kuliah. Setelah kuliah mau kemana? Ya, idealnya lanjut S2 Profesi Psikolog untuk dapet gelas Psikolog dan buka praktik sendiri. Tapi biaya untuk S2 itu nggak murah. So, aku putuskan buat nabung. Dari mana uang tabungannya? Nggak lagi minta ortu, tapi cari sendiri alias kerja. Gaji kerja aku tabung buat biaya S2.

     Sebenernya aku udah mulai kerja, di salah satu lembaga psikologi terapan, aku jadi tester (red: orang yang memberikan instruksi psikotes). Hasil dari ngetes baru bisa aku tabung 1x, sisanya hangus terpakai keperluan yang mendesak dan hehehe… keperluan tidak mendesak. Tapi lumayan, setidaknya aku ada pengalaman buat ngetes, meski nggak setiap hari. Jadi kalau terjun di dunia kerja nantinya aku siap bersaing. Temen-temen satu kelasku saat ini juga nggak kalah persiapannya dari aku. Di kelasku sekarang banyak pemuda entrepreneur, mereka semua jualan. Barang-barang mereka antara lain: jilbab, aksesoris perempuan, baju, makanan, kucing, jam tangan, dan lain sebagainya. Salut buat temen-temen  yang udah bisa menghasilkan uang dari hasil berwirausahanya. Selain berdagang, beberapa dari mereka melakukan pekerjaan sampingan lain, menjadi guru les privat adalah pekerjaan yang mungkin banyak mahasiswa lain melakukannya buat dapet uang tambahan atau biaya mereka selama kuliah. Ada juga dari mereka sama kayak aku mereka ikut lembaga psikologi jadi tester dan tukang skor hasil psikotes. Semua pekerjaan itu dilakukan untuk satu tujuan, persiapan pasca kelulusan menjadi sarjana S1. Kita semua nggak kepingin menjadi pengangguran, kita ingin ilmu kita dapet di bangku kuliah atau mungkin di luar selama kita kuliah bisa di pakai di dunia kerja. Yaaa… begini lah kehidupan. Setelah lulus kuliah mau kemana lagi kalau nggak kerja.

            Memikirkan tulisan yang aku tulis ini, menimbulkan sesuatu yang harus cepat-cepat dikerjakan dan selesaikan. Apa itu? Apalagi, kalau bukan skripsi. Targetku lulus bulan Juli 2013 harus wisuda.  Setelah itu dapat kerjaan dan nabung untuk persiapan S2 dan menikah. Lha… tiba-tiba ngomongin nikah. Tapi, itu memang ada benarnya. 6 atau 7 tahun dari sekarang aku berencana menikah. Hehehe.. disinggung dikit mengenai hal ini..

Hmmm. . .

Semester 7, ya sekarang sudah semester 7.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s